Arsitektur Sistem Location Based Service Apps

Arsitektur Sistem ?

Apa yang dimaksud dari arsitektur sistem??
Arsitektur sistem adalah istilah untuk menyatakan bagaimana mendefinisikan komponen-komponen yang lebih spesifik secara terstruktur. (http://lubizz.blogspot.com/2012/01/arsitektur-arsitektur-sistem-adalah.html)

Sekarang kita lihat Location Based Service(LBS). .

Sebenarnya apa itu Location Based Service?? Mungkin kalau saya menagartikan bisa seperti ini..
Adalah suatu layanan informasi, dimana layanan informasi yang diberikan berdasarkan pada lokasi pengguna saat itu. Karena berdasarkan lokasi pengguna, maka LBS harus bisa mendeteksi posisi pengguna pada saat itu juga.

Nah, sekarang saya akan memberikan contoh arsitektur sistem yang biasa saya gunakan dalam membuat Location Based Service Apps. .
Arsitektur sistem Location Based Apps 

Gambar diatas adalah rancangan arsitektur sistem yang biasa saya gunakan ketika membuat Location Based Service Apps.
Mungkin terdapat kekurangan pada gambar diatas karena tidak ada gambar yang menunjukkan getUserLocation menggunakan GPS dari device smartphone yang ada.

Sekarang mari kita kupas satu per satu cara kerja dari arsitektur sistem yang digambarkan sebelumnya.
LBS apps biasanya ketika pertama dibuka langsung akan mencari tahu lokasi user saat ini
Setelah Lokasi diketahui maka melalui internet aplikasi akan melakukan request ke Google Maps sebagai penyedia API. Request yang dilakukan berupa request peta berdasarkan lokasi user saat ini, dan ketika request itu berhasil diterima, maka Google Maps akan segera merespon aplikasi dengan memberikan akses peta kepada aplikasi.
Selain itu Ketika lokasi berhasil diketahui, maka melalui internenet juga aplikasi akan melakukan request ke web service yang kita buat sendiri. Web Service yang kita buat berguna untuk mengambil data pada database, request dari aplikasi tadi diubah menjadi query oleh web service.
Ketika Database yang berbentuk SQL ini berhasil menerima lalu memproses query, maka database akan memberikan data SQL sesuai dengan yang diminta oleh Web Service.
Sekali lagi Web Service mengubah data SQL yang diterimanya menjadi JSON format yang akan lebih mudah dimengerti oleh aplikasi smartphone.
Dan ketika JSON yang dikirimkan web service diterima oleh aplikasi, maka aplikasi akan menampilkan data sesuai dengan lokasi user berada.

Dengan konsep database yang terpusat ini, maka akan mengurangi kemungkinan duplikasi data. .
Selain itu juga mudah untuk melakukan updating pada data, ketika data di server di update, maka data yang diterima oleh user juga otomatis akan terupdate. .

:)
Tulisannya masih perlu diperbaiki sepertinya. .

Semoga bermanfaat. . GBU

Post a Comment