Virtual Memori

Virtual memori adalah teknik pemetaan memori yang melibatkan memori sekunder umumnya disk. Secara sistem logika, ukuran memori lebih besar daripada ukuran memori utama secara fisik. Melibatkan mekanisme swapping.

Keuntungan model virtual memori : Lebih sedikit memori yang diperlukan per proses. System response menjadi lebih cepat, karena tidak semua bagian image proses perlu dialokasikan ke memori utama(proses dapat dieksekusi lebih cepat). Lebih banyak proses yang dapat dijalankan(multiprogramming).

Konsep dasar:
1.       Image proses akan diinisiasi di area swap space, yaitu suatu lokasi di media penyimpan sebagai ekstensi memori utama.
2.       Swap space dapat berupa suatu berkas atau partisi khusus, dan unit terkecilnya disebut page.
3.       Pengalihan page dari swap space ke memori utama menggunakan teknik lazy swapper, yaitu hanya page proses yang dibutuhkan yang akan dialihkan ke memori utama.

Mekanisme Demand Paging : untuk mengetahui page mana yang masih di swap space dan yang ada di memori utama.

Konsep dasar : Jumlah frame di memori utama tergantung tingkat multiprogramming. Semakin tinggi tingkat multiprogramming semakin sedikit jatah frame untuk tiap proses. Menggunakan bit valid/invalid di page table(missal : bit 1àberada di memori utama, bit 0à berada di swap space). Jika berstatus invalid maka trap page fault akan dibangkitkan agar ditangani lebih lanjut oleh operating system yaitu: page fault handler. Rutin page fault handler akan menangani operasi swap-in terhadap page yang diperlukan.

Langkah-langkah swap-in:
1.       Mencari frame memori utama yang kosong, jika tidak ada à dipilih salah satu page dalam frame(victim page) untuk di swap out.
2.       Swap in
3.       Memperbarui rekaman di page tableà mengubah validation=1
4.       Restart

PAGE REPLACEMENT
Secara umum dibagi menjadi 2 algoritma:
1.       Global Replacement : Victim frame dapat dipilih dari semua frame yang ada.
2.    Local Replacement: Victim frame dapat dipilih dari frame-frame yang sedang ditempati oleh image proses bersangkutan.

Algoritma page replacement:
1.       Algoritma FIFO(First in First out)
2.       Algoritma Optimal
3.       Algoritma LRU(Least Recently Used)

Penjelasan :
1.       Algoritma FIFO : page yang diganti adalah page yang paling lama berada di memori atau yang pertama kali masuk.
2.       Algoritma Optimal : page yang diganti adalah page yag baru akan dipanggil lagi pada waktu yang masih lama. Diasumsikan sistem mampu memprediksi page-page yang akan diakses.
3.       LRU: Page yang diganti adalah page yang paling lama sudah tidak diakses.

Alokasi Frame : Pengalokasian tiap-tiap proses bervariasi tergantung pada tingkat multiprogramming. Jika tingkat multiprogrammingnya semakin tinggi, maka proses akan kehilangan beberapa frame.Sebaliknya jika tingkat multiprogramming berkurang, maka proses akan mendapat frame melebihi dari yang dibutuhkan.

1.       Alokasi sama rata(equal allocation)à Tiap proses mendapat jumlah frame sama banyak
2.       Alokasi proporsional(proportional allocation)à Tiap proses mendapat jumlah frame sesuai dengan besarnya image proses itu.
3.       Alokasi berprioritas(priority allocation)àJumlah frame yang dialokasikan untuk tiap proses berdasarkan prioritas.

Sumber : OS andy
Download materi : manajemen memori
Enhanced by Zemanta

Post a Comment